0

Ini Sebabnya Alkohol Bisa Bikin Badan Gatal-gatal

BandarOnline – Minum alkohol dapat menimbulkan beragam reaksi pada tubuh. Selain membuat kepala terasa ringan dan berkunang-kunang, tidak sedikit yang mengeluhkan gatal-gatal di badan setelah minum alkohol.

Rasa gatal sering kali dihubungkan dengan reaksi alergi. Namun, munculnya gatal setelah minum alkohol ternyata tidak selalu disebabkan oleh alergi. Lantas, apa penyebabnya?

 

Penyebab badan gatal setelah minum alkohol

Walaupun berkaitan erat dengan reaksi alergi, sebagian besar keluhan gatal akibat alkohol sebenarnya merupakan gejala dari intoleransi alkohol.

Kondisi ini bersifat genetik dan lebih banyak ditemukan pada orang-orang dari ras Asia.

Intoleransi alkohol terjadi karena tubuh tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk menguraikan racun dalam alkohol.

Pada beberapa orang, reaksi intoleransi juga dapat timbul akibat paparan terhadap:

  • Pengawet alkohol, misalnya sulfit.
  • Histamin, yakni senyawa yang dihasilkan melalui proses fermentasi dalam pembuatan minuman beralkohol.
  • Bahan kimia, bahan baku minuman beralkohol, atau bahan tambahan lainnya.

 

Beragam pemicu inilah yang membuat badan Anda terasa gatal setelah minum alkohol. Rasa gatal dapat muncul segera setelah Anda mengonsumsi alkohol atau beberapa jam setelahnya.

Anda mungkin juga akan mengalami gejala berupa:

  • Muncul bercak kemerahan yang terasa gatal (ruam)
  • Wajah tampak memerah
  • Hidung terasa meler atau mampet
  • Tekanan darah menurun
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Gejala asma bila Anda memiliknya

Tidak ada cara yang dapat mengatasi intoleransi terhadap minuman beralkohol maupun bahan-bahan di dalamnya. Untuk mencegahnya, Anda perlu membatasi atau bahkan berhenti minum alkohol sama sekali.

 

Badan gatal setelah minum alkohol juga bisa menandakan alergi

Banyak yang menganggap gatal setelah minum alkohol adalah reaksi alergi. Padahal, alergi alkohol justru terbilang jarang.

Anda bahkan perlu mencari tahu terlebih dulu apa yang menyebabkan alergi setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

Pasalnya, bisa jadi alergi yang Anda alami bukan karena alkoholnya, melainkan berasal dari gandum, anggur, ragi, atau bahan-bahan lain untuk membuat minuman beralkohol.

Alergi terhadap alkohol disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap zat yang dinilai berbahaya. Sistem kekebalan tubuh merespons alkohol dengan melepas antibodi yang disebut imunoglobulin E. Dampaknya adalah reaksi alergi akan muncul pada tubuh.

Gejala alergi yang timbul akibat alkohol bisa sangat parah. Beberapa gejala tersebut di antaranya:

  • Ruam, gatal, atau eksim pada kulit
  • Rasa gatal pada mulut atau hidung
  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, atau bagian tubuh lain
  • Pusing, kepala berkunang-kunang, hingga hilang kesadaran
  • Hidung mampet, napas mengi, dan kesulitan bernapas
  • Nyeri perut, mual, muntah, atau diare

Jika muncul rasa gatal pada badan setelah minum alkohol dan disertai gejala tersebut, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter.

Alergi alkohol yang tidak ditangani dengan baik dapat bertambah parah, bahkan berakibat fatal.

Seperti intolereansi alkohol, alergi terhadap alkohol juga tidak dapat disembuhkan. Satu-satunya cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah reaksi alergi adalah dengan menghindari minum alkohol sama sekali.

Rasa gatal pada badan setelah minum alkohol menandakan bahwa tubuh Anda mengalami reaksi yang tidak wajar terhadap minuman ini. Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengenali gejala lain yang muncul pada tubuh.

Intoleransi alkohol biasanya dapat hilang dengan sendirinya. Namun, alergi terhadap alkohol merupakan kondisi berbahaya yang memerlukan penanganan medis.

Segera hentikan konsumsi alkohol jika Anda mengalami gejala-gejala di atas.

 

Keyword : AGEN DOMINO | DOMINO ONLINE | BANDAR KIU

0

Apakah Ciri-ciri Gay Bisa Dilihat dari Penampilan Fisiknya?

BandarOnline – Ketika melihat laki-laki bertubuh six pack namun bahasa tubuhnya begitu lemah lembut, apa yang muncul di pikiran Anda? Atau saat teman perempuan Anda yang tomboi memutuskan untuk potong rambut sangat pendek? Mungkin yang terlintas dalam benak Anda adalah orang-orang tersebut gay. Prasangka-prasangka tersebut dikenal dengan istilah gaydar. Namun, benarkah ciri-ciri gay bisa terlihat dari penampilan fisiknya semata? Untuk meluruskan pemahaman masyarakat soal homoseksualitas, simak terus penjelasan berikut.

 

Apa itu gay?

Gay adalah istilah populer untuk orang-orang homoseksual. Homoseksualitas sendiri yaitu orientasi seksual (ketertarikan secara emosional, seksual, dan intelektual) terhadap sesama jenis. Istilah gay bisa digunakan baik untuk kasus laki-laki dengan laki-laki maupun perempuan dengan perempuan (juga dikenal dengan istilah lesbian). Sementara untuk penyuka lawan jenis, istilah yang sering dipakai adalah straight.

 

Apa itu gaydar?

Gaydar diambil dari kata gay dan radar. Sederhananya, gaydar adalah kemampuan menebak orientasi seksual seseorang berdasarkan ciri-ciri fisiknya. Ciri-ciri gay yang dimaksud bisa berupa potongan rambut, gaya berpakaian, bentuk tubuh, bahasa tubuh, atau cara berbicara.

Tebak-tebakan atau prasangka ini muncul dari pemahaman kuno bahwa seorang laki-laki gay pasti bersifat feminin sementara perempuan gay pasti bersifat maskulin atau tomboi. Dari situ, muncullah istilah gaydar. 

 

Adakah ciri-ciri gay dari penampilan fisik semata?

Pada abad ini, semakin banyak penelitian yang mempelajari homoseksualitas secara objektif. Salah satunya adalah apakah manusia memang memiliki gaydar atau kemampuan menebak orientasi seksual seseorang hanya dari ciri fisiknya. Pada kenyataannya, menurut sejumlah penelitian yang telah dilakukan, tak ada bukti ilmiah yang membenarkan adanya ciri-ciri gay dari penampilan fisiknya.

Penelitian dalam Journal of Sex Research membuktikan bahwa tak ada ciri-ciri gay yang bisa dilihat dari penampilan fisiknya. Dari eksperimen yang dilakukan para ahli tersebut, ratusan peserta diminta untuk menebak orientasi seksual lebih dari 100 laki-laki asing (55 di antaranya gay) hanya melalui foto.

Pada eksperimen kedua, foto tersebut disertai dengan deskripsi singkat soal hobi atau profil orang-orang dalam foto. Namun, tanpa sepengetahuan peserta, deskripsi yang disertakan dalam foto tersebut bersifat asal-asalan. Para peneliti secara acak dan asal mengarang keterangan seperti “Saya hobi belanja” atau “Saya pendukung tim sepak bola A”.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa para peserta tidak bisa menebak orientasi seksual laki-laki asing dengan benar hanya dari fotonya. Sementara ketika mereka diberikan deksripsi asal-asalan, peserta cenderung menebak orang-orang yang hobi belanja atau pergi ke salon sebagai pria gay, padahal orang itu straight. Sebaliknya, peserta menebak bahwa penggemar sepak bola sudah pasti straight, padahal ternyata orang tersebut gay. Ini membuktikan bahwa dari ciri-ciri fisik semata seperti tinggi badan, bentuk tubuh, atau bentuk wajah, tidak ada perbedaan yang bisa ditebak antara orang-orang straight dan gay. Sementara, perbedaan baru mulai dikenali setelah ada keterangan soal gaya hidup seseorang.

 

Meluruskan kesalahpahaman soal gay

Tebakan Anda soal orientasi seksual lebih condong pada prasangka atau stereotip masyarakat soal gender (jenis kelamin) dan seksualitas, bukan teori ilmiah. Pada zaman dahulu, masyarakat belum mehamami bahwa gender dan seksualitas bukanlah dua kutub yang tidak dapat dicampur-campur. Padahal, gender dan seksualitas adalah konsep yang sangat rumit dan luwes.

Maksudnya, seorang pria yang menyukai sesama pria belum tentu memiliki sifat feminin seperti gemar membentuk tubuh di gym atau belanja. Begitu juga dengan wanita gay tak selalu tomboi atau cuek soal penampilannya. Gaya hidup atau ekspresi seseorang tidak bisa digunakan sebagai standar atau radar untuk menebak orientasi seksualnya.

 

Apa artinya bagi komunitas LGBTQ+ dan masyarakat luas?

Dari berbagai penelitian ilmiah yang sudah dilakukan, masyarakat seharusnya bisa lebih memahami bahwa konsep gender dan orientasi seksual tidak bersifat mutlak dan biner. Maka, satu-satunya cara untuk menebak orientasi seksual seseorang adalah dengan mengenal orang tersebut secara mendalam, atau jika orang tersebut bercerita pada Anda secara blak-blakan bahwa ia gay.

Tanpa Anda sadari, mengkotak-kotakan orang tertentu yang belum Anda kenal dengan sangat baik bisa membuat pikiran semakin tertutup. Jika tak memahami batasannya, bisa-bisa kebiasaan tersebut mengarah pada penindasan (bullying) baik secara verbal, fisik,  psikologis, atau dengan cara mengucilkan.

 

 

Keyword : AGEN DOMINO | DOMINO ONLINE | BANDAR KIU

0

Cara Mudah untuk Mencegah Asma Kambuh

BandarOnline – Asma bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Anda tidak bisa mengetahui kapan asma akan muncul. Asma yang kambuh tiba-tiba bahkan tidak hanya membuat Anda kalang kabut, tapi juga orang lain di sekeliling Anda. Tenang dulu. Simak berbagai macam cara di bawah ini untuk mencegah asma kambuh.

 

Tips dan cara mudah mencegah asma kambuh

1. Gunakan peak flow meter

Peak flow meter adalah alat untuk melihat pergerakan dan fungsi paru-paru. Alat ini menjadi salah satu rekomendasi dari para ahli untuk mengendalikan asma.

Peak flow meter dapat digunakan di rumah dengan mudah. Cukup dengan menghirup napas seperti biasa lalu hembuskan ke dalam rongga alat ini. Semakin tinggi angka yang keluar dari peak flow meter artinya semakin bagus skor fungsi pernapasan Anda terkait jumlah aliran udara dalam jalan napas.

Ketika Anda pertama kali didiagnosis memiliki asma, dokter akan meminta Anda untuk menggunakan peak flow meter setiap hari selama 2-3 minggu.

Kebanyakan rencana tindakan asma dibuat berdasarkan bacaan peak flow Anda. Berdasarkan bacaan tersebut, Anda bisa mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi asma Anda.

 

2. Biasakan bernapas lewat hidung

Saat melakukan aktivitas berat atau olahraga, Anda mungkin tanpa sadar menarik dan buang napas lewat mulut. Namun, ternyata cara ini bisa memicu asma kambuh.

Mulut tidak memiliki rambut dan rongga sinus seperti hidung yang dapat melembapkan udara yang masuk. Udara kering dan dingin yang masuk ke paru akan memicu penyempitan saluran napas sehingga Anda sulit bernapas dengan baik.

Dengan membiasakan bernapas melalui hidung, Anda akan menjaga udara yang terhirup tetap hangat dan lembap sehingga Anda bisa mencegah asma kambuh.

 

3. Hindari pemicu asma

Ada banyak hal yang bisa memicu asma kambuh. Oleh karena itu, penting untuk Anda mengetahui apa yang bisa memicu asma Anda kambuh, agar Anda bisa menghindarinya.

Pada umumnya hindari asap rokok, debu, asap bahan kimia, hingga serbuk kayu dan juga serbuk sari yang melekat di pepohonan jika Anda punya asma. Ketika terhirup sampai paru-paru, hal tersebut bisa memicu kambuhnya asma.

 

4. Rutin minum obat sesuai resep

Sebaiknya bawa obat-obatan asma Anda setiap Anda pergi keluar rumah untuk berjaga-jaga mengatasi kambuhnya asma yang bisa terjadi kapan saja.

Selain itu, usahakan rutin minum obat untuk mengontrol asma dan jangan menghentikan dosisnya tanpa sepengatahuan dokter Anda, meski gejala asma Anda sudah membaik.

 

 

Keyword : AGEN DOMINO | DOMINO ONLINE | BANDAR KIU