0

Kekayaan Bos Facebook Malah Bertambah Rp 13.9 Triliun

Jagodomino Belum lama ini, raksasa teknologi Facebook membayar denda USD 5 miliar atau sekitar Rp 70 triliun, dengan asumsi kurs USD 1 sama dengan Rp13.951. Denda ini terkait dengan skandal Cambridge Analytica. Dilaporkan, lebih dari 50 juta data pengguna digunakan tanpa izin.

Namun yang mengejutkan, nilai saham Facebook justru meroket sebesar 1 persen pada Jumat lalu, sesaat setelah pemberitaan denda oleh Federal Trade Commission (FTC) tersebut mencuat ke publik.

Mengutip Yahoo News, sebelumnya harga saham Facebook pukul 03.45 waktu setempat berada di angka USD 202,31 dan bernilai USD 83 miliar atau Rp1.159 triliun.

Setelah berita denda muncul, sekitar pukul 4 waktu setempat sahamnya naik jadi USD 204,87 per lembar dan bernilai USD 84,1 miliar atau Rp1.174 triliun secara keseluruhan.

Itu artinya, nilai saham Facebook meroket lebih dari USD 1 miliar alias Rp13,9 triliun hanya dalam waktu 30 menit.

Saat ini bos Facebook Mark Zuckerberg memiliki saham Facebook sebesar 88,1 persen. Pada April 2019, Zuckerberg terhitung memiliki 410 juta lembar saham Facebook. Sebagai pemilik saham terbesar, tentu kenaikan 1 persen merupakan rejeki nomplok buat si bos Facebook.

Tentu saja, tujuan denda yang dikenakan FTC bukan untuk menaikkan nilai saham raksasa teknologi tersebut, melainkan sebagai hukuman karena Facebook tidak bisa mengendalikan data pengguna dengan baik.

Mengapa saham Facebook justru naik padahal perusahaan terlibat skandal? Ternyata, logikanya sederhana: perusahaan telah mempersiapkan keuangan tahunan dengan rinci termasuk dengan kemungkinan denda, dan para investor bereaksi positif karena realitanya sesuai dengan rencana.

Pada akhirnya, denda Rp70 triliun mungkin saja tidak begitu besar bagi perusahaan yang nilainya ribuan triliun.

0

Ini Pengakuan Mengejutkan Sang guru Yang Gelar Pesta Sex Party Happy Sex

jagodomino Seorang guru asal Sambikerep Surabaya, Agus Kusbiantoro (44), mengadakan pesta seks dengan bertukar pasangan atau swinger yang bertajuk Party Happy Sex. Pesta ini bisa diikuti pasutri maupun non pasutri.

Agus mengaku membuka jasa pesta seks ini melalui twitter sejak Maret 2019. Tak disangka, banyak pasangan yang berminat pada hal ini. Terbukti, banyak yang mengirim pesan kepada Agus untuk ikut bergabung.

Saya dengan pasangan mempunyai Twitter. Kemudian di twitter kami dikenal. Banyak orang melakukan DM biasanya para tamu menginginkan diadakan sebuah event atau party,kata Agus saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Maka saya mencoba mengontak teman-teman, baik itu pasutri maupun single boleh bergabung sampai akhirnya kami sepakat berangkat Sabtu kemarin ke Tretes.

Agus menerangkan para peserta pesta seks bisa bertukar pasangan sesukanya. Namun, dia menegaskan dia dan pasangan atau partnernya enggan bertukar.

Saat digerebek di sebuah room di Villa Salsa, Genengsari Desa Pecalukan, Prigen Kabupaten Pasuruan, Agus bersama enam orang lainnya. Rinciannya dalam kamar tersebut ada empat pria dan tiga orang wanita.

Begini, di kelompok kami ada yang namanya swinger tukar pasangan atau ada juga yang single. Jadi kelompok swinger bertukar pasangan ada yang hard swing atau soft swing. Jadi dari 7 orang tersebut satu pasangan saya, satu pasutri, satu lagi ada beberapa yang single yang menginginkan untuk ikut,papar Agus.

Jadi untuk saya pribadi sebagai penggagas event tidak berpindah pasangan. Yang tiga mereka silakan berkontak sendiri, jadi saya cuman mengumumkan ada acara di sini, selebihnya ada acara lain silakan bertemu di tempat dan komunikasi sendiri.

Sebelumnya, polisi menggerebek sebuah Villa Salsa, Genengsari Desa Pecalukan, Prigen Kabupaten Pasuruan. Dalam villa tersebut, polisi menemui 7 orang, dengan empat perempuan dan tiga laki-laki sedang melakukan pesta seks bertukar pasangan.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti seperti uang Rp 700 ribu, handphone, 3 buah pakaian dalam wanita, 3 buah celana dalam wanita, 3 buah celana dalam laki-laki dan kondom. Sementara pasal yang disangkakan kepada tersangka antara lain Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

0

Minuman Yang Lagi Ngetrend Wiski Durian Dan Menuai Kontroversi

Jagodomino Buah Durian memberikan efek ketagihan bagi sebagian orang. Senada dengan hal itu, sebuah perusahaan Malaysia kemudian mengenalkan pilihan minuman baru bernama Wiski Durian.

Kehadiran minuman itu langsung menggemparkan setelah diperkenalkan di Singapura belum lama ini. Banyak orang yang bertanya-tanya tentangnya.

Dikutip dari laman resmi Wiski Durian, minuman itu seratus persen dibuat dari buah durian berjenis Musang King yang memiliki daging tebal.

Bahan baku itu kemudian ditambahkan zat lainnya seperti 18 persen alkohol by volume (ABV), etanol dan gula.

Meski membuat penasan Wiski Durian sempat menuai kontroversi. Minuman yang diproduksi oleh perusahaan bernama Tropical Wine Sdn Bhd itu dianggap sejumlah pihak tidak layak disebut sebagai wiski.

Pasalnya, wiski yang dijual dipasaran berasal dari sulingan gandum atau jagung. Namun minumkan kali ini murni terbuat dari fermentasi durian Musang King dan bukan termasuk wiski tradisional.

Pendapat tersebut pun diperkuat oleh unggahan akun Facebook Dramocracy pada Selasa (16/7/2019). Singkatnya, sesuai peraturan di Singapura, minuman yang mengandung kadar alkohol kurang dari 37 persen ABV tidak layak disebut wiski.

Berdasarkan temuan itu, Wiski Durian lebih cocok disebut sebagai brendi karena dihasilkan dari sulingan buah-buahan.

Terdapat dua varian minuman itu yang dijual di pasaran, untuk Wiski Durian 250 ml dibanderol sekitar Rp 1 juta per botol, sedangkan untuk yang 750 ml dijual Rp 2 juta per botol.

0

Hasil Kerja Selama Tiga Bulan Pengintaian Sabu 30 Kg Dari Malaysia Di Tangkap

Jagodomino Dua Minibus terparkir di lahan kosong samping Polres Metro Jakarta Barat. Kondisi kendaraan rusak. Di badan mobil bagian depan terdapat lubang-lubang bekas peluru. 30 kilogram Sabu ditemukan dalam penyergapan kepolisian.

Mobil itu menjadi saksi bisu aksi Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membongkar jaringan Narkoba Internasional.

Empat pelaku yakni HA, AR, PA, dan SB dicokok di Jalan Damai, Desa Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak Provinsi Riau.

Adalah Tim di bawah pimpinan Kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Arif Purnama Oktora yang menangkap para pelaku.

Arief menceritakan, mengintai aktivitas para pelaku selama tiga bulan. Selasa (09/7/2019) pelaku membawa dua kendaraan Plat B. Minibus dicurigai berisikan sabu.

Kedua kendaraan melaju bering-iringan dari arah Dumai menuju ke arah Pekanbaru.

Ketika iringan mobil berhenti di salah satu sungai di Dumai kami meyakini barang tersebut memang telah diambil dan akan diangkut dikirim ke Jakarta,kata Arief ditemui di Polres Metro Jakarta Barat.

Arief mengatakan, para pelaku sempat menepi beberapa jam di salah satu kota di Siak kecil. Tak pikir panjang, Arief bersama anggota yang lain memutuskan menghentikan laju kedua kendaraan tersebut.

Salah satu unit minibus yang dikendarai pelaku berusaha melawan hingga beberapa kali sengaja menabrak mobil petugas.

Arief akhirnya mengambil tindakan tegas dengan memuntahkan peluru ke arah ban mobil.

Mobil tersebut dapat dihentikan setelah bannya pecah.

Petugas mengeledah isi mobil. Ditemukan sabu yang dikemas dalam bungkusan. Arief menjelaskan, para pelaku menyimpan di dasboard yang sudah dimodifikasi.

Jumlah sabu yang ditaruh di dalam mobil mencapai 30 Kilogram Berhasil Di Sita Oleh Petugas Polisi.

Arief menerangkan, mobil tersebut milik para pelaku yang sengaja dibeli untuk mengirim sabu ke Jakarta.

Mobil atas nama tersangka. Menurut keterangan sudah dua kali membawa sabu ke Jakarta dengan mobil ini.

Menurut Arief, sabu ini dikirim dari Malaysia dan mengirimnya melalui jalur laut. Kemudian dipecah ke beberapa kapal. Lalu diedarkan sesuai pesanan.

Dari Malaysia di sebrangkan melalui perairan Sumatera masuk melalui Dumai.