0

Ini Pengakuan Mengejutkan Sang guru Yang Gelar Pesta Sex Party Happy Sex

jagodomino Seorang guru asal Sambikerep Surabaya, Agus Kusbiantoro (44), mengadakan pesta seks dengan bertukar pasangan atau swinger yang bertajuk Party Happy Sex. Pesta ini bisa diikuti pasutri maupun non pasutri.

Agus mengaku membuka jasa pesta seks ini melalui twitter sejak Maret 2019. Tak disangka, banyak pasangan yang berminat pada hal ini. Terbukti, banyak yang mengirim pesan kepada Agus untuk ikut bergabung.

Saya dengan pasangan mempunyai Twitter. Kemudian di twitter kami dikenal. Banyak orang melakukan DM biasanya para tamu menginginkan diadakan sebuah event atau party,kata Agus saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Maka saya mencoba mengontak teman-teman, baik itu pasutri maupun single boleh bergabung sampai akhirnya kami sepakat berangkat Sabtu kemarin ke Tretes.

Agus menerangkan para peserta pesta seks bisa bertukar pasangan sesukanya. Namun, dia menegaskan dia dan pasangan atau partnernya enggan bertukar.

Saat digerebek di sebuah room di Villa Salsa, Genengsari Desa Pecalukan, Prigen Kabupaten Pasuruan, Agus bersama enam orang lainnya. Rinciannya dalam kamar tersebut ada empat pria dan tiga orang wanita.

Begini, di kelompok kami ada yang namanya swinger tukar pasangan atau ada juga yang single. Jadi kelompok swinger bertukar pasangan ada yang hard swing atau soft swing. Jadi dari 7 orang tersebut satu pasangan saya, satu pasutri, satu lagi ada beberapa yang single yang menginginkan untuk ikut,papar Agus.

Jadi untuk saya pribadi sebagai penggagas event tidak berpindah pasangan. Yang tiga mereka silakan berkontak sendiri, jadi saya cuman mengumumkan ada acara di sini, selebihnya ada acara lain silakan bertemu di tempat dan komunikasi sendiri.

Sebelumnya, polisi menggerebek sebuah Villa Salsa, Genengsari Desa Pecalukan, Prigen Kabupaten Pasuruan. Dalam villa tersebut, polisi menemui 7 orang, dengan empat perempuan dan tiga laki-laki sedang melakukan pesta seks bertukar pasangan.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti seperti uang Rp 700 ribu, handphone, 3 buah pakaian dalam wanita, 3 buah celana dalam wanita, 3 buah celana dalam laki-laki dan kondom. Sementara pasal yang disangkakan kepada tersangka antara lain Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *